dievatuahjaya.com_Kabupaten Bogor, Hambalang-Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketum GPN 08 dan meluncurkan Program Strategis Pengembangan Ekonomi yang dirancang selaras dengan arah kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto. Program ini berfokus pada kemandirian ekonomi, penguatan UMKM, ketahanan pangan, industrialisasi nasional, dan ekonomi kerakyatan. Kamis, 1/1/2026.
Terpantau hadir dalam rapat Ketua Umum GPN 08, Dewan Pakar, Jajaran Pengurus DPP dan peserta undangan rapat.
Ketua Umum GPN 08 menjelaskan Bahwa: Program ini berpijak pada Pancasila dan UUD 1945 Pasal 33, serta arah pembangunan nasional Prabowo yang menekankan kemandirian ekonomi nasional, ketahanan pangan dan energi, hilirisasi dan industrialisasi, serta penguatan ekonomi rakyat dan UMKM.
Visi program ini adalah mewujudkan ekosistem ekonomi rakyat yang mandiri, produktif, dan berdaulat sebagai fondasi Indonesia kuat. Misi program ini meliputi mengorganisasi UMKM dan ekonomi rakyat secara modern, menghubungkan rakyat dengan akses pasar, modal, dan teknologi, mengawal kebijakan ekonomi nasional agar tepat sasaran, dan menjadi katalis ekonomi kerakyatan berbasis nasionalisme. Jelas H. Syafrin
Program strategis utama GPN 08 meliputi:
1. Program Konsolidasi UMKM Nasional GPN 08: Fokus pada pendataan dan klasifikasi UMKM binaan GPN 08, pembentukan koperasi induk GPN 08, dan penguatan kelembagaan UMKM berbasis klaster.
2. Program Ketahanan Pangan Rakyat: Fokus pada UMKM pangan, hilirisasi produk pangan rakyat, dan lumbung pangan komunitas GPN 08.
3. Program Hilirisasi UMKM & Industri Rakyat: Fokus pada produk lokal bernilai tambah, industri kecil-menengah berbasis daerah, dan substitusi impor.
4. Program Pembiayaan & Permodalan Rakyat: Skema pendampingan KUR, dana bergulir koperasi, kemitraan BUMN-UMKM, dan investasi gotong royong.
5. Program Digitalisasi Ekonomi Rakyat: Fokus pada UMKM Go Digital, marketplace komunitas GPN 08, dan literasi keuangan digital.
6. Program Ekonomi Daerah & Desa Produktif: Fokus pada desa tematik ekonomi, produk unggulan daerah, dan sentra ekonomi rakyat.
GPN 08 berperan sebagai mitra sosial pemerintah, pendamping program negara, penggerak ekonomi kerakyatan, dan penjaga stabilitas sosial-ekonomi. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi nasional, meningkatkan pendapatan rakyat, dan memperkuat ekonomi daerah. (DV).









